Selasa, 07 Maret 2023

Mari Terbitkan Buku


Bismillahirrahmanirrahim.

Semua puja puji terpanjat ke Ilahi Robbi. Sholawat dan salam tercurah kepada Rasulullah saw panutan sejati hidup ini.

Saat ini pertemuan ke dua puluh tiga langkah-langkah akhir destinasi. Mari kita lebih menyemangati menggapai capaian diri.

Pertemuan ke-23 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang 28 membahas "Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indi" dipandu moderator Nur Dwi Yanti, S.Pd.

Moderator menyampaikan prakata bahwa menerbitkan buku di penerbit Indie atau independen dapat menjadi pilihan yang menarik jika ingin dapat mengontrol proses penerbitan dan distribusi buku secara mandiri, ada banyak kemudahan. Jika melalui penerbit mayor tentu saja harus siap menanti dan ada kriteria tertentu sehingga buku diterima dan masuk kualifikasi di penerbit mayor.  Di penerbit indie, dapat diajukan secara individu atau kelompok dengan draft buku harus benar-benar dipersiapkan sebelum diajukan.

Narasumber kali ini adalah Brian Prasetyawan, M.Pd., lahir di Jakarta, 30 Juni 1992. Kini tinggal di Bekasi dan berprofesi sebagai guru SD di Jakarta. Memulai aktivitas menulis ketika blog pertamanya (www.praszetyawan.com) dibuat pada 2009. Profilnya pernah dimuat dalam buku berjudul "Majors For The Future". Om Ian adalah panggilan akrab Tim TSO, usia muda memiliki segudang prestasi dan karya. Puluhan tulisannya sudah dimuat di berbagai media cetak. Sebagian besar dimuat di Tabloid Bola, Harian Bola, Tabloid Soccer. Ada juga yang dimuat di Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Warta Kota, Media Indonesia, dan Majalah Hidup. Untuk profil lebih lengkap bisa klik link berikut : https://www.praszetyawan.com/p/profil.html

πŸ’§Cara Penerbitan Buku, melalui :

1. Penerbit mayor 

Penerbit mayor adalah penerbit buku atau media yang memiliki reputasi yang besar dan dikenal luas di industri penerbitan. Penerbit mayor biasanya memiliki jangkauan pasar yang luas dan cakupan distribusi yang lebih besar daripada penerbit kecil atau independen.

Penerbit mayor biasanya memiliki banyak referensi atau sumber daya yang tersedia untuk mereka, termasuk penulis terkenal, editor terampil, dan desainer buku profesional. Hal ini memungkinkan penerbit mayor untuk menghasilkan buku dan media yang berkualitas tinggi dan menarik bagi pembaca.

Penerbit mayor adalah penerbit besar yang sudah punya nama, mempunyai aturan yang cukup ketat dalam seleksi naskah yang diterbitkan (hanya naskah yang benar-benar berkualitas dan diperkirakan laku di pasaran yang diterima), manajemennya bagus dalam poses penyiapan naskah buku, pencetakan,  penerbitan, produksi, distribusi, marketing, pencetakan ulang, dll, buku ber-ISBN.

Tahap seleksi naskah menjadi tantangan untuk bisa menembus penerbit mayor. Penulis harus berjuang mencoba mengirim naskah ke beberapa penerbit hingga bisa diterima oleh suatu penerbit mayor. Penolakan naskah menjadi makanan sehari-hari penulis. Ketika naskah diterima pun proses penerbitannya sangat lama.  

2. Penerbit indie

Penerbit independen atau penerbit indie atau penerbit mandiri adalah cara alternatif untuk menerbitkan buku atau media yang bisa dilakukan secara mandiri oleh penulis. Pada umumnya, dalam hal penjualan, penerbit independen memiliki pasar yang lebih kecil dibandingkan dengan penerbit mayor atau penerbit besar. Jumlah penerbit independen semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi penerbitan

Penerbit indie menerima naskah tanpa seleksi, naskah pasti diterbitkan, proses penerbitan mudah dan cepat.

Bagi penulis pemula  tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri. Memang kalau di penerbit indie, perlu keluar biaya-biaya untuk mendapat fasilitas  penerbitan, atau jika ingin cetak ulang.  Tapi itu memang konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan.  Untuk penulis pemula yang baru pertama kali menerbitkan buku di penerbit indie maka  bukunya akan cepat terbit sehingga menjaga semangat menulis. Akan ada waktunya penulis perlu merasa upgrade jika sudah sering menerbitkan di penerbit indie. Tentu perlu tantangan lagi dalam menulis. Barulah penerbit mayor tepat untuk penulis yang ingin upgrade. Di Komunitas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) ada Prof. Eko Indrajit yang bisa membantu untuk tembus ke penerbit Mayor yaitu Penerbit Andi Offset Yogyakarta.  

> Ciri-ciri penerbit indie :

- Tidak ada seleksi naskah.
- Proses terbit cepat (1-3 bulan).
- Biaya penerbitan bervariasi tergantung ketentuan dan fasilitas penerbitan.
- Biaya cetak ulang dan ongkir ditanggung penulis.
- Penulis menentukan sendiri harga bukunya.
- Tidak memasarkan buku ke toko buku.
- Penulis yang harus memasarkan sendiri bukunya jika ingin bukunya laris

> Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie :

- Biaya penerbitan
- Fasilitas penerbitan yang didapat penulis
- Batas maksimal jumlah halaman
- Ketentuan dan biaya cetak ulang
- Apakah dapat master PDF
- Jumlah buku yang didapat penulis
- Kesepakatan yang jelas 

Hindari penerbit seperti berikut :

- berbiaya mahal
- biaya murah bahkan gratis di awal, namun jadi mahal pada akhirnya
- ketidakjelasan nasib naskah setelah berbulan-bulan 
- ketentuan berubah-ubah tidak sesuai dengan kesepakatan di awal
- ada ketentuan yang tidak disampaikan di awal.

Jadi, pilihlah  penerbit yang terjangkau, berkualitas, dan terpercaya.

> Hal yang perlu diperhatikan berkenaan dengan waktu proses terbit buku :

Menerbitkan buku perlu waktu untuk proses terbit, bukan seperti fotokopi yang sehari jadi.  Jadi sulit untuk menetapkan deadline kapan buku harus terbit misalkan untuk kenaikan pangkat dan buku diminta agar terbit secepatnya, harus diperhitungkan waktu proses penerbitan sekitar 3 bulan. Jika buku ingin ber-ISBN, prosesnya sekarang ketat. Tidak semua naskah bisa ISBN, kuncinya hindari mencantumkan nama lembaga termasuk di kata pengantarnya. Memposisikan naskah sebagai naskah komersil yang akan diedarkan luas ke masyarakat.

Jadi itulah kelebihan dan kekurangan penerbit mayor dan penerbit indie.

πŸ’§Sesi Tanya Jawab :

P = Pertanyaan,  J = Jawaban

P1. Imro'atus Sholihah - Jombang : Apa yang membedakan antara penerbit Indie, self publishing, dan Mayor?

J1. Sebenarnya bisa dilihat dari ciri-ciri penerbit Indie. Penerbit mayor kebalikannya penerbit indie, Sebagai contoh: penerbit indie tidak memasarkan buku terbitannya  ke toko buku. Penerbit mayor memasarkan buku ke toko buku.

P2. Rosjida Ambawani - Ciamis

1. Apa syarat naskah memperoleh ISBN?
2. Bolehkah buku solo berasal dari resume 20 pertemuan saja?
3. Untuk buku solo yg berasal dari resume tentunya judul resume beda-beda jadi apa perlu dikelompokkan dulu berdasar yang dekat tema materinya? Dan semua gambar, dll yg ada di setiap resume dimasukkan ke template? Makasih.

J2. 1. Ini penting tentang naskah yang lolos dapat ISBN. Harus kita sadari bahwa naskah yang dapat ISBN adalah naskah yang tujuannya diedarkan secara luas. Bukan untuk intern suatu instansi/lembaga, Jadi jangan cantumkan nama sekolah atau nama pelatihan.
2. Boleh
3. Ini silakan keputusan bapak/ibu masing-masing. Bisa dikelompokkan berdasarkan jenis tema, bisa juga tidak usah dikelompokkan. Untuk gambar sebaiknya dipilah yang penting saja. Karena kalau di penerbit saya, maksimal cantumkan 10 gambar saja

P3. HR. Utami - Semarang : Apa maksud mudah dan tanpa revisi, pasti terbit? 1. Apakah berarti tulisan kita tidak melalui proses editing atau profreading? 2.  Apakah ini yang dimaksud, mengapa Perpusnas menghambat pemberian ISBN, karena mencetaknya cuma sedikit (boleh dikatakan tidak dipublikasikan? 3. Seandainya seperti saya butuhnya bukan hanya 4 (2 utk saya, 2 untuk Perpusnas), tetapi juga akan saya pasarkan pada mahasiswa saya, wong memang buku teori? Bagaimana prosedurnya, bayar putus (hanya mencetak sesuai kebutuhan. atau royalti, seandainya itu bisa terus tiap tahun? Terima kasih.

J3. 1. Tulisan tetap melalui editing penerbit, tapi edit ringan saja tidak mendalam. Artinya yang diedit adalah hal-hal yang sangat terlihat secara sekilas. 
2. Harus diakui, betul begitu, maka kita harus posisikan naskah akan diedarkan secara luas.
3. Mencetak sesuai kebutuhan. Biaya cetak penulis yang bayar. Silakan ditentukan sendiri harga jualnya

P4. Firman Wahono - Ambarawa : Apakah dalam penulisan ke penerbit indie ini, terdapat tim yang jadi editor untuk mengkoreksi naskah kita atau begitu naskah oleh penulis diserahkan ke penerbit indie langsung cetak? Terima kasih

J4. Ada yang mengkoreksi. Tapi hanya mengkoreksi kesalahan yang sangat terlihat, yang paling sering adalah mengkoreksi agar bisa lolos ISBN.

P5. Denny - Banjarmasin : Bagaimana cara jika ingin menerbitkan buku ber-ISBN untuk naik pangkat, walau dengar-dengar sekarang sangat sulit mendapatkan ISBN dari perpusnas. 

J5. Betul, sekarang ini tidak semua naskah bisa ber-ISBN. Kuncinya, jangan cantumkan nama lembaga termasuk di kata pengantarnya. Posisikan naskah sebagai naskah komersil yang akan diedarkan luas ke masyarakat. 

P6. Yuni Akbar - Semarang : Kalau di penerbit indie berapa lama rata-rata waktu penerbitan dari masuk naskah sampai jadi buku? Apakah 3 bulan seperti yg diterangkan di atas atau bisa lebih lama lagi? Kalau bukunya sudah jadi trus mau dibeli sekolah, kan harus lewat toko yg punya NPWP, bagaimana solusinya? Apakah KBMN punya semacam toko buku yg bisa memasarkan buku-buku produk dari penulis asuhannya, yg sudah banyak sekali?

J6. Di tempat saya rata-rata 2 bulan. 3 bulan adalah batas paling lama. KBMN tidak punya toko yang ber-NPWP. Mohon maaf belum ada solusinya.

P7. Candra - Jakarta : 1. Untuk penerbit indie yang bang Brian punya itu , pembayaran setelah buku di cetak atau sebelum buku di cetak, 2. Adakah standar yg di minta oleh penerbit indi itu sendiri seperti cover dan gambar.

J7. 1. Nah ini penting. Biaya penerbitan 400 ribu rupiah dibayar di awal bersamaan dengan pengiriman naskah. Ongkir dan jika ada biaya tambahan, ditransfer setelah proses layout. 
2. Jika ingin menampilkan foto diri di cover, file fotonya harus yang asli dari jepretan kamera, biasanya ukurannya lebih dari 1 MB. Jangan pakai foto hasil share WA. 

P8. Dyah-KBB : Apakah ada beberapa pilihan penerbit dari berbagai kota yang bisa dishare ke peserta? Kalau boleh tahu nama penerbit dan alamatnya. Untuk menghemat ongkir dan memudahkan koordinasi, bisakah penerbit dipilih yang satu kota dengan peserta?

J8. Iya silakan saja peserta memilih penerbit yang satu kota. Pada dasarnya peserta bebas memilih penerbit. Tapi saya punya pemikiran begini:
1. Jika anda tinggal di pulau Jawa, ongkir tidaklah terlalu berat walaupun penerbit tidak satu kota.
2. Ada hal yang lebih urgen dibanding ongkir yaitu biaya penerbitan dan kinerja penerbit itu sendiri, terpercaya atau tidak. Jadi silakan dipertimbangkan. Sejauh ini di KBMN ada 3 penerbit Indie yaitu Bu Kanjeng (Solo), saya (Sleman), Pak Mukminin (Lamongan)

P9. Sinta - Tangsel Pamulang:

1. Bagaimanakah jenis kertasnya.
2. Jika 2 buku untuk penulis, 2 buku lagi di perpusnas, maka yg dijual di market place itu 2 buku yg di penulis?
3. Jika buku ingin diperbanyak lagi, berapakah harganya/per buku?
4. Bolehkah cover dari kita?
5. Jika ada tambahan gambar di beberapa halaman dalam dan ada sedikit warna, kena biaya berapakah?

J9. 1. Jenis kertas bookpaper 72 gram. Kalau mau request HVS putih bisa
2. Yang dijual di marketplace adalah pre order, jadi penerbit akan mencetak jika ada yang order. Dua buku penulis akan dikirim ke rumah penulis 
3. Silakan baca postingan saya yang di awal. 100 hal = 31.000 per buku
4.  Boleh, tapi kirim file mentahnya
5. Ada tambahan biaya walaupun sedikit warna. Ada tambahan biaya jika gambar lebih dari 10

P10. Nurmiati - Temanggung,  Jawa Tengah 
Jadi untuk proses penerbitan buku solo melalui kegiatan KBMN ini adalah
1. Membuat draft buku siap cetak
2. Meminta mentor sebagai editor buku atau konsultasi selama pembuatan draft buku
3. Menghubungi penerbit pilihan untuk membuat kesepakatan2 dalam penerbitan buku
4. Menunggu sampai buku sudah cetak 
5. Melaporkan kepada TSO atas penerbitan buku solo peserta
6. Lulus KBMN
Apakah benar langkahnya seperti itu? 

J10. Menyusun naskah sebaiknya langsung di file word dengan format yang ditentukan penerbit. Maka sebaiknya yang paling pertama adalah menghubungi penerbit dahulu. Untuk langkah no 5, melaporkan buku terbit dengan cara isi form bukti buku terbit.

P11. Azizah Fahmi - Padang : Apakah jika kita hanya mengirimkan draft 30 resume tanpa menambahkan referensi akan bisa terbit buku atau adakah pihak penerbit indie yg akan membantu? Terimakasih.

J11. Iya bisa, tidak apa-apa. Yang penting tulisannya bukan full copas materi narasumber, tapi menuliskan kembali materi narasumber dengan gaya menulis masing-masing.

P12. Latifah - Jakarta Utara : Bagaimana merangkai kata yang baik untuk menarik para pembaca, untuk judul

J12. Learning by doing. Baca banyak tulisan. Kita bisa belajar dari Omjay bagaimana membuat judul yang menarik hingga dibaca puluhan ribu viewers.Tentu judul yang bikin penasaran atau bahkan yang agak kontroversi. Namun ternyata isinya tidak seperti yang kita bayangkan

P13. Kasmin - Tangerang Selatan : Bagaimana menyikapi agar tidak terjadi kasus dalam ketidajelasan nasib naskah, ketentuan berubah-ubah dan mengantisipasi tidak adanya ketentuan yang tersirat dalam pemesanan cetakan di penerbit?

J13. Bisa lihat dari track record penerbit melalui medsosnya. lihat informasinya apakah lengkap. Banyak tanya ke admin penerbitnya. jangan langsung serahkan naskah. Jangan malu-malu bertanya. Kita berhak tau apa-apa tentang penerbit agar kita percaya. Bisa juga kita nilai dari seberapa cepat admin penerbit merespons, bisa juga kita lihat dari jawaban admin. Kalau muter-muter, nggak tuntas menjawab, bisa kita nilai sendiri hehe.

P14. Eka Yulia - Kab. Seruyan, Kalteng.
1. Apakah ketika kita menerbitkan buku dengan  penerbit indie yang Pak Brian maksudkan di MOU nya ada poin yang menyatakan kita terikat kontrak sekian tahun dengan penerbit tersebut? (Kebetulan saya sedang terikat kontrak 6 tahun untuk naskah yg berbentuk novel dg salah satu penerbit indie) 
2. Apakan penulis hanya menyerahkan naskah saja (Kata pengantar, prakata, daftar isi, bionarasi), selebihnya oleh penerbit? Sebagai tambahan info, saya dulu masuk ke penerbit lewat jalur seleksi.

J14. 1. Kalau di (penerbit indie) saya tidak ada ikatan kontrak
2. Kelengkapan naskah ( prakata, daftar isi, profil penulis) oleh penulis juga.

P15. Lucy - Bandung : Kalau boleh tahu berapa harga per gambar jika nanti ada kelebihan gambar dalam tulisan saya, karena dipastikan gambar dalam tulisan saya lebih dari 10.

J15. Saya infokan nanti. Saya tanyakan ke penerbit dahulu.

P16. Saepul Hikmah - Rengasdengklok Karawang : Apakah dengan memberikan fasilitas kemudahan kepada penulis, penerbit indi memberikan jaminan hukum andaikata penulis itu bukunya bermasalah dengan hukum?

J16. Kalau di penerbit indie, naskah merupakan tanggung jawab penulis.

P17. Maria Ulfa - Lombok. 
1. Terima kasih sudah memberi info ttg penerbit buku. 
2. Apa fungsi kelompok-kelompok yg telah dibagi bbrp waktu lalu? misal saya kebagian Koko Sim, dst,
3. Mohon diberi gambaran, dari resume kita yg berjumlah 30 itu langsung diserahkan ke penerbit ataukah masih perlu diutak atik lagi. 
J17. 2. Mentor mengomentari resume dan memastikan bapak/ibu untuk sampai ke 30 resume dan sampai menerbitkan buku
3. silakan dibaca ulang dulu (proofreading) siapa tahu ada salah ketik jadi bisa kita perbaiki (self editing).

P18. Suhartini - Lombok : Apakah biaya yang 400 rb itu sudah termasuk biaya untuk ISBN, atau ada tambahan biaya lagi ketika buku kita lulus ISBN?

J18. Sudah termasuk ISBN. Tapi lolos atau tidaknya ISBN tergantung dari perpusnas.

Semangat menulis dan menerbitkan buku solo


(Rosjida Ambawani, dari kota kecil Ciamis, Resume Pertemuan ke-23 Kelas Belajar Menulis Nusantara - KBMN  Gelombang 28, terus melangkah, melangkah terus...)



Senin, 06 Maret 2023

Mari Menulis Biografi

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah segala puji bagi Yang Maha Tinggi Robbul Izzati. Sholawat salam kepada Rasulullah saw tauladan insani sampai yaumul akhir nanti.

Ini sudah malam kedua puluh empat kita menguapgrade diri, sudah hampir mendekati akhir destinasi, masihkah kita terlelap mimpi ataukah tegar berlari ...

Pertemuan ke-24 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang 28 membahas "Menulis Biografi" dipandu moderator Muliadi, M.Pd.

Narasumber kali ini adalah Lely Suryani, S.Pd. SD., seorang guru di SD Negeri 1 Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah, juga seorang penulis banyak buku, narasumber kepenulisan, lulusan guru penggerak angkatan-5, dll. 

Buku-buku yang pernah ditulis oleh Lely Suryani, S.Pd. SD. adalah :

- Biografi Dr.Wijaya Kusumah, M.Pd. dengan judul,"50 tahun Lebih Dekat dengan Om Jay"

- Autobiografi Lely Suryani, S.Pd.SD. dengan judul "Perjalanan Menembus Langit Cinta dan Cita"

Untuk menyimak lebih lengkap tentang prestasi dan pencapaian narasumber Lely Suryani, S.Pd. dapat disimak di https://lelysuryanikreatifinspiratif.blogspot.com/2023/01/profil-lely-suryani.html 

Penyampaian materi :

πŸ’§BIOGRAFI

> Pengertian Biografi

Biografi adalah sebuah narasi atau cerita yang berisi kisah kehidupan seseorang, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Biografi dapat berisi informasi mengenai latar belakang, masa kecil, pendidikan, pekerjaan, pengalaman hidup, dan pencapaian seseorang selama hidupnya. Biografi dapat ditulis dalam bentuk buku, artikel, atau bahkan film dokumenter. Biografi biasanya ditulis oleh seorang penulis atau biografer yang melakukan riset dan wawancara dengan orang yang menjadi objek biografi dan sumber-sumber lainnya untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang kehidupan orang tersebut.

> Tujuan Menulis Biografi

- Menginspirasi dan memberikan motivasi 
Biografi sering kali dijadikan sebagai bahan bacaan yang menginspirasi dan memberikan motivasi bagi pembaca. Kisah sukses dan pengalaman hidup seseorang yang terdapat dalam biografi dapat menjadi contoh bagi pembaca untuk mengatasi rintangan dan mencapai tujuan hidup mereka sendiri.

- Merekam sejarah 
Biografi dapat menjadi sumber informasi sejarah yang berharga untuk generasi mendatang. Dengan menulis biografi, seseorang dapat merekam kisah hidup orang-orang yang telah berjasa atau mempunyai pengaruh pada masa lampau. Biografi juga dapat merekam suatu periode atau kejadian dalam sejarah.

- Memberikan wawasan 
Biografi dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang seseorang yang menjadi objek biografi. Dengan memahami lebih dalam tentang latar belakang dan pengalaman hidup orang tersebut, pembaca dapat mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan dan dunia.

- Mengabadikan warisan 
Biografi dapat dijadikan sebagai cara untuk mengabadikan warisan seseorang. Biografi dapat membantu memperkenalkan seseorang pada generasi mendatang dan membuat mereka tidak terlupakan.

> Langkah Menulis Biografi

-Melakukan riset tentang orang yang ingin ditulis biografinya
Mengumpulkan informasi tentang latar belakang, kehidupan awal, pendidikan, karier, pencapaian, dan pengalaman hidup yang menarik dengan sumber informasi dapat mencakup wawancara dengan keluarga atau teman dekat, surat, artikel berita, buku, dan sumber-sumber online.

-Membuat kerangka atau outline untuk biografi. 
Membuat daftar peristiwa dan pengalaman penting dalam hidup orang tersebut untuk membantu  mengorganisasi informasi.

-Menulis pengantar atau pendahuluan yang menarik untuk menarik perhatian pembaca. 
Pendahuluan harus memberikan gambaran singkat tentang siapa orang tersebut dan mengapa hidupnya layak untuk ditulis biografinya.

- Mulai menulis biografi dengan menyelesaikan bagian-bagian yang paling menarik dan relevan
Memastikan untuk memasukkan detail yang menarik dan membuat cerita hidup orang tersebut menjadi hidup.

-Mengorganisir konten biografi dalam urutan kronologis
Dimulai dari masa kanak-kanak, kemudian ke masa remaja, dewasa awal, dan seterusnya.

-Menggunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan tetap konsisten dengan tema biografi.

-Memberikan gambaran yang jelas tentang perjuangan dan rintangan yang dihadapi, kesulitan dan kegagalan yang dialami, serta keberhasilan dan kebahagiaan yang diraih.

-Menyertakan kutipan atau kata-kata orang tersebut yang menarik atau menggambarkan kepribadiannya.

-Merevisi dan mengedit biografi secara teratur, memastikan ketepatan gramatikal dan fakta ditulis.

-Mengakhiri biografi dengan kesimpulan yang merangkum hidup orang tersebut dan dampaknya pada dunia atau masyarakat.

πŸ’§AUTOBIOGRAFI

> Pengertian Autobiografi

Autobiografi adalah kisah atau narasi yang ditulis oleh seseorang tentang hidupnya sendiri, pengalaman-pengalaman penting, dan peristiwa-peristiwa yang memengaruhi kehidupannya. Autobiografi biasanya ditulis dalam sudut pandang orang pertama dan menceritakan sejarah hidup dari awal hingga saat ini. Autobiografi dapat mencakup berbagai topik seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, pernikahan, perjalanan, dan banyak lagi. Autobiografi dapat membantu pembaca memahami pengalaman dan pandangan hidup penulis, dan dapat memberikan wawasan tentang kehidupan dan peristiwa sejarah.

> Tujuan Menulis Autobiografi

Tujuan utama menulis autobiografi adalah untuk membagikan kisah hidup dan pengalaman pribadi seseorang dengan pembaca. 

Tujuan khusus dari menulis autobiografi dapat meliputi:

- Meningkatkan pemahaman diri
Menulis autobiografi dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri lebih baik dengan merefleksikan peristiwa penting dalam hidup mereka dan menghubungkan pola-pola dalam pengalaman hidup.

- Menjaga kenangan
Autobiografi juga dapat berfungsi sebagai catatan kenangan bagi penulis dan keluarga mereka, dan dapat membantu mempertahankan warisan keluarga.

- Memberikan inspirasi
Autobiografi dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca, terutama bagi orang yang mengalami situasi serupa atau menghadapi kesulitan dalam hidup.

- Memberikan wawasan
Autobiografi dapat memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan sosial di mana penulis hidup dan bekerja, sehingga dapat membantu pembaca memahami kondisi dan konteks kehidupan penulis.

- Membangun identitas dan citra publik
Autobiografi juga dapat membantu seseorang membangun identitas dan citra publik mereka, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.
 
> Langkah Menulis Autobiografi

- Melakukan riset dan persiapan
Memulai dengan membuat daftar peristiwa penting dalam hidup, tempat-tempat yang dikunjungi, orang-orang yang ditemui, dan pengalaman-pengalaman lain yang mungkin ingin masukkan dalam autobiografi. Melakukan riset tentang masa lalu, termasuk sejarah keluarga, lingkungan sosial, dan kebudayaan saat itu.

- Menentukan gaya dan fokus
Setelah mengetahui gambaran besar dari hidup, menentukan gaya dan fokus untuk autobiografi, dapat dipilih untuk menulis dalam gaya naratif atau reflektif, dan memilih fokus seperti karier, keluarga, atau perjalanan.

- Membuat kerangka cerita
Dengan cara memilih peristiwa penting dan menempatkannya dalam urutan kronologis atau non-kronologis.

- Menulis draf pertama
Memulai menulis draf pertama dari autobiografi berdasarkan kerangka cerita yang sudah dibuat tanpa  khawatir tentang detail atau kesalahan, tulis dengan lancar.

- Mengedit dan merevisi
Setelah menyelesaikan draf pertama, edit dan revisi autobiografi dengan memperbaiki kesalahan, menambahkan detail dan pengalaman baru, dan memperbaiki struktur dan narasi.

- Memberi judul dan membagikan
Setelah menyelesaikan revisi terakhir, lalu memberikan judul untuk autobiografi. Jika ingin dibagikan dengan orang lain, mempertimbangkan untuk mencetak atau menerbitkan secara online untuk dapat dibaca oleh publik.

Mengingat bahwa menulis autobiografi dapat memakan waktu dan dapat melibatkan emosi yang kuat. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu yang cukup dan mempersiapkan diri secara emosional untuk menulis autobiografi yang baik dan berarti.

> TANYA JAWAB

P = Pertanyaan, J = Jawaban

P1. Dewi dari Seruyan : Apakah boleh kita membuat biografi diri kita sendiri atau keluarga kita?
J1. Boleh banget, ini yang dinamakan autobiografi..menulis kisah diri sendiri, sedangkan menulis kisah keluarga termasuk biografi..

P2. Wahyuning dari Jakarta : Apa kriteria tokoh yang bisa dijadikan objek menulis biografi?
J2. Terkait kriteria obyek  biografi, kita sdsuaikan dengan tujuan menulis biografi itu sendiri..
Contohnya, saya menulis  om Jay karena bertujuan menginspirasi dan motivasi..

P3. Rosjida Ambawani - Ciamis : Dalam penulisan biografi, apakah yang ditulis hal yang baik-baik saja yg dilakukan si tokoh? Misalkan dalam hidupnya pernah melakukan hal yang kurang baik, apakah juga dituliskan?
J3. Terkait penulisan biografi.. adalah hal - hal yang baik saja... karena tujuannya adalah untuk kebaikan. Perkara pernah melakukan hal yang kurang baik.. sebaiknya jangan ditulis karena menutup aib seseorang adalah termasuk kewajiban sebagai sesama manusia. Tulis yang baik - baik saja. Sekiranya dibalik itu ada kejadian / hikmah yang luar biasa dan sebagai pembelajaran bagi pembaca, bisa saja ditulis namun atas persetujuan tokohnya.

P4. Umatun Nur Islamiyati- Magelang : Saya ingin membuat cerita biografi almarhum ayah dan autobiografi saya. Mohon diberikan penjelasan langkah-langkah yang praktis dan benar. 
J4. Menulis kisah ayah sangat mudah, tinggal tanya jawab langsung saja dengan ayah tentang kisah masa kecil, masa sekolah, masa remaja, masa awal berkeluarga dst..
Demikian juga untuk autobiografi. Ingat - ingat masa kecil, masa sekolah, masa remaja, masa berkeluarga sampai sekarang. 

P5. Wahyu - Semarang : Apabila kita menulis kisah dari salah satu keluarga, misal ayah, ibu, anak, istri atau cucu hanya berdasarkan cerita mereka apakah sudah bisa diangkat sebagai buku kisah biografi ?
P5. Nah buku biografi ya itu, sebagai penunjang dan penguat, kita tanya jawab dengan orang terdekat.
Misal ayah ibu sedang kumpul, adakan diskusi dan dari masing - masing penuturan beliau - beliau.. pasti ada sisi menariknya, itulah yang kita angkat.

P6. Saepul Hikmah - Rengasdengklok Karawang : Apakah yang harus diperhatikan dalam menulis biografi kalau orangnya sudah meninggal? Apa yang harus disiapkan oleh penulis, terimakasih
J6. Jika tokoh yang akan ditulis sudah meninggal, lakukan wawancara dengan orang - orang terdekat beliau, mulai dari saudara kandungnya, teman masa kecil, teman sekolah, hingga anak kandung yang lain untuk menceritakan sosok ayah menurut mereka. Lakukan diskusi keluarga

P7. Eka Yulia - Kab. Seruyan-Kalteng : Salah satu tujuan menulis sampai mencetak buku adalah agar tulisan kita menjadi jejak literasi serta menginspirasi banyak orang. Ketika kita menulis autobiografi,
adakah syarat khusus untuk menulis Autobiografi? misalnya pencapaian kita, prestasi, pengalaman unik, dll. sehingga  membuat kita percaya diri dengan hasil tulisan kita, dan tahu siapa nantinya audiens/pembaca autobiografi kita tersebut.

J7. Untuk autobiografi karena pengalaman diri sendiri, maka sudah diketahui prestasi dan pencapaian kita, sekecil apapun itu adalah bukti kita bisa, bukti kita mendapat nikmat dari Allah SWT. Maka ditulis saja. Seperti saya, tadinya cukuplah menjadi guru honorer, akan saya cetak tapi ada keajaiban datang lagi dan datang lagi, maka sampai lama jadinya tidak cetak - cetak. Yuk mulai dibuat TOC nya..

P8. Firman Wahono - Semarang : Saya sangat tertarik dan memberikan inspirasi bagi saya untuk bisa seperti beliau. Beliau dapat berproses seperti sekarang ini tentu bnyak lika-liku yg dilaluinya, Bagaimana kiat-kiat beliau menjaga semangat untuk terus menulis dan dapat konsisten menulis sehingga proses bisa menjadi narasumber yg hebat?
J8. Ooh..  Hehee..  Apakah saya  sudah hebat? Saya jadi malu pak Firman. Begini saja, untuk bisa menjaga konsisten dan komitmen menulis, hal yang paling penting adalah berkumpullah dengan komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama. Itu saja dulu resepnya. Resep yang lain, ada di buku  autobiografi saya. Hahaa.. promosi...

P9. Hesti Anshor - Makassar : Kalau untuk membuat autobiographi apakah kita juga harus mempunyai saksi orang lain dan mewawancarainya utk memperkuat informasi? 
J9. Untuk kisah diri sendiri jika memang diperlukan, orang lain bisa dimintai pendapat / pandangan tentang diri kita, atau sifatnya sebagai endorsen. Yuuuk ajak teman terbaik untuk menuliskan pandangannya. Seperti buku saya juga ada pandangan teman-teman.

P10. Agustin - Jakarta : Apakah boleh menulis autobiografi diri sendiri  meskipun kita tidak punya prestasi yg gemilang?
J10. Boleh, pakai banget. Apa yang kita  capai sekarang merupakan prestasi gemilang, jangan membandingkan dengan orang lain, saya ya saya, dia ya dia, begitu prinsipnya. Oke. Sini saya editkan .

P11. Bagaimana cara menulis biografi itu menjadi menarik dan anti klimaks sehingga  yang membacanya  terbawa emosi, apakah perlu "bumbu-bumbu" ?
J11. Hehee. Bumbu penyedap? Oke, tidak masalah, yang penting apa yang kita tulis harus dikomunikasikan dengan tokohnya, jika setuju bisa dilanjut, jika tidak berkenan kita pun tidak boleh memaksa. Komunikasi intensif biar enak. Semangat..

P12. Nyonya Suthalib (Musiroh) - Sidoarjo Jawa Timur : Bolehkah auto biografi diceritakan dlm bentuk cerpen atau cerber ? Jika boleh, patokan khusus apa yang harus dilakukan?
J12. Bebas. Cerita bersambung, antar masa. Jadi tidak melulu narasi saja, bisa buat bumbu..

P13. Evridus Mangung : Bagaimana cara mengatasi kekurangan sumber informasi dalam penulisan biografi (baik itu sumber pustaka maupun saksi hidup) ?
J13. Untuk penulisan biografi, dari awal sudah ditulis drafnya, jadi sumber yang ditetapkan juga menyesuaikan dengan draf yang telah disusun, atau sebaliknya. Kita punya sumber siapa saja yang bisa membantu penulisan biografi, sesuaikan dengan draf.

P14. Rustia W. - Riau : Bolehkah menjadikan autobiografi dalam buku antologi di jadikan buku solo
Jawab : Apakah maksudnya kisah- kisahmya telah tersebar dibeberapa antologi? Wah ini malah lebih mudah karena naskah sudah ada tinggal disatukan dan diurutkan kisahnya.

P15. Imro'atus Sholihah - Jombang Jatim : Apa yang menjadi ciri khusus karya biografi?
J15. Ciri buku biografi ya kisah orang lain yang kita tulis, untuk masing - masing tokoh tentu berbeda kisahnya.

P16. Lucy - Bandung : Berapakah batas minimal jumlah halaman sebuah biografi maupun autobiografi? J16. Batasan minimal sama dengan buku - buku lain, kurang lebih 150 - 160 halaman, biar ada punggung bukunya.

Demikian resume kali ini. Penyampaian materi yang tersusun rapi dengan penjelasan berupa paragraf-paragraf padat lengkap menjadikan penyusunan resume menjadi mudah dan rapi tersurat.

(Rosjida Ambawani, dari kota kecil Ciamis, Resume Pertemuan ke-24 Kelas Belajar Menulis Nusantara - KBMN  Gelombang 28, terus semangat, semangat terus...)
 

Rabu, 01 Maret 2023

Mari Kirim Tulisan Ke "Suara Guru"

Bismillahirrahmanirrahim.

Puji syukur terpanjatkan kepada Yang Maha Rahman penuntun kehidupan keabadian. Sholawat salam kepada Rasulullah saw Sang Panutan, insan idaman pedoman sampai akhir zaman.

Ini sudah malam ke dua puluh dua kita menimba ilmu tentang tulisan, sudah hampir mendekati akhir perjalanan, masihkah kita tertatih di akhir barisan ataukah mengencangkan langkah untuk sampai ke tujuan yang kita inginkan ...

Pertemuan ke-22 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang 28 membahas "Mengirim Tulisan ke Majalah Suara Guru" dipandu moderator Sim Chung Wei, S.P. dan narasumber adalah Catur Nurrohman Oktavian, M.Pd., seorang Guru di SMPN I Kemang kabupaten Bogor dan sebagai Ketua Asosiasi Guru Penulis PB PGRI periode tahun 2019-2024, penulis yang karyanya tersebar di berbagai media.

Kali ini penyampaian materi melalui zoom meeting dan tidak menayangkan slide materi, jadi berupa penyampaian materi langsung diselingi dialog interaktif maupun pertanyaan via kolom chat. 

Peserta yang mengikuti zoom meeting berjumlah 70 orang

Isi materi adalah sebagai berikut :

> Sejarah majalah Suara Guru

Majalah Suara Guru adalah majalah yang diterbitkan oleh Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Majalah ini rutin terbit bulanan sejak tahun 1949 hingga kini. Kantor redaksi sejak tahun 1950-an hingga kini ada di Jalan Tanah Abang III Nomor 24, Jakarta Pusat. 

Pada awal berdirinya PGRI, media organisasi ini merupakan media komunikasi dan perjuangan, seiring perkembangannya, kini memuat tulisan para guru tentang pendidikan, kegiatan organisasi, dan lain-lain.

Majalah Suara Guru pada awal terbit berbentuk stensil dan sekarang sudah berwarna mengkilap karena dicetak di atas kertas glossy full colour, terbit dua bulan sekali, dan harga per eksemplarnya 25 ribu rupiah.

> Rubrik Majalah Suara Guru 

Majalah Suara Guru konsisten membahas seputar pendidikan pada hampir setiap rubrik yang ada. Ada beberapa rubrik antara lain :

1. Rubrik Opini : pada rubrik ini semua guru boleh mengirimkan artikel tentang info dunia pendidikan atau pun gagasan guru terkait dengan pendidikan 

2. Rubrik Bahasa : pada rubrik ini membahas tentang penggunanaan kaedah bahasa yang baku dan tidak baku yang ada di KBBI atau PUEBI. 

3. Rubrik Sastra : berisi tulisan cerpen, puisi, pantun, fiksi mini dan sejenisnya. 

4. Rubrik Oase : kisah mutiara kehidupan yang memberikan pencerahan bagi pembaca bagai penghilang dahaga  

5. Rubrik Destinasi : berisi kisah hasil perjalanan ke suatu destinasi atau pengalaman perjalanan wisata 

6. Rubrik Sekolah/Universitas : berisi tulisan prestasi sebuah lembaga pendidikan atau berbagi info program sekolah, misal tentang penerapan P5 di sekolah

7. Rubrik Sosok : berisi tulisan tentang tokoh inspiratif yang berkecimpung di dunia pendidikan. 

8. Rubrik Resensi :berisi tulisan sinopsis singkat dari sebuah judul film tema pendidikan atau resensi buku-buku pendidikan. 

9. Rubrik Best Practice atau Praktik Baik : pada rubrik ini tulisannya bukan model penulisan best practice sebenarnya, tetapi sudah diolah memparafrasakan menjadi sebuah tulisan menarik. 

10. Rubrik Suara Utama : berisi liputan utama yang berisi tentang informasi kebijakan 

Masih ada rubrik lainnya yang bisa dilihat pada majalah Suara Guru : Organisasi, Edutainment, Percik, Inspiratif, dll.

> Syarat dan Ketentuan Mengirim Tulisan ke Majalah Suara Guru

1. Naskah merupakan tulisan asli, bukan plagiat (ada trik dan sistem, cara khusus tim redaksi untuk mendeteksi naskah)

2. Tidak bersifat SARA dan tidak menyerang pihak lain (ada tahap editing)

3. Bersifat aktual 

4. Menggunakan bahasa populer, mudah dipahami, komunikatif, ringan, enak dibaca

5. Untuk naskah menggunakan ukuran kertas A4, font Times New Romance 12 spasi 1,5 penulisan di Ms Word

6. Maksimal 700 kata untuk rubrik Opini, untuk rubrik lain maksimal 400 kata

7. Pengiriman naskah bisa via surel : suaraguru@gmail.com. 

Guru ASN engan mengirimkan tulisan ke majalah Suara Guru bisa mendapatkan kredit poin 2  untuk kenaikan pangkat atau bisa untuk menambah poin. Apabila diperlukan bisa mendapatkan e-sertifikat dari pengurus majalah sebagai bukti dan tentu saja edisi majalah yang memuat tulisan kita akan dikirim kepada penulisnya. 

> Lomba Menulis untuk Guru yang Diselenggarakan oleh Suara Guru  

> Cover Majalah Suara Guru

                                                         Cover majalah Suara Guru 2023

Cover majalah Suara Guru 2022

                                 Cover majalah Suara Guru edisi 1954 dan 2019
Untuk informasi lebih lengkap dapat diklik https://id.wikipedia.org/wiki/Suara_Guru

Majalah Suara Guru tetap bertahan dari tahun 1949 hingga saat ini. Merupakan media cetak yang masih eksis membahas pendidikan. 

Dahulu terbit setiap bulan, tetapi pada saat pandemi sempat terbit berupa online karena sikonnya tidak memungkinkan untuk dicetak saat itu. Sekarang majalah ini terbit 2 bulan sekali. Penjualannya pun sudah bisa didapatkan melalui marketplace di shopee. Tampilannya sekarang lebih mungil bisa dibawa kemana-mana. 

Untuk pemesanan majalah Suara Guru bisa menghubungi bu Widya di nomor hp : 087882289299

Kontak narasumber bapak Catur melalui no 089517706704, 0817740192

Penutup dari narasumber bahwa dunia literasi merupakan tanggungjawab guru dan dosen. Literasi bukan soal menulis, namun bagaimana menumbuhkan budaya baca. Untuk itu mengapresiasinya dengan berlangganan media seperti majalah Suara Guru. Hidup matinya majalah suara guru tergantung tulisan-tulisan guru. 

(Rosjida Ambawani, dari kota kecil Ciamis, Resume Pertemuan ke-22 Kelas Belajar Menulis Nusantara - KBMN  Gelombang 28, terus berjalan menuju harapan ...)

Sabtu, 25 Februari 2023

Mari Menulis untuk Melejitkan Prestasi

Bismillahirrahmanirrahim ...

Puji syukur kepada Robbul Izzzati Al Mushowwir Al Mutakabbir kami bertakbir. Sholawat salam kepada Sang Nabi pionir akhir pemutakhir.

Ini sudah malam ke dua puluh satu, malam-malam terakhir menuju akhir. Semoga semangat terus bergulir hadir mengalir mengukir dan mengusir rasa malas agar minggir terjungkir tergelincir ...

Produktivitas dan prestasi adalah suatu kesatuan. Menulis merupakan kegiatan produktif yang dapat dilakukan siapa saja. Bagaimana kita meraih prestasi melalui menulis? Mari menjadi produktif dalam menulis untuk melejitkan prestasi.

Pertemuan ke-21 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang 28 membahas "Melejitkan Prestasi dengan Menulis" dipandu moderator Ibu Helwiyah, S.Pd., M.M., yang akrab dipanggil bu Ewi,  membuka dengan  menyampaikan sebuah karya puisi

Aku , Kau dan Kita
         ( Oleh : Helwiyah )

Aku, kau dan kita
Tak ada kata senja untuk sebuah asa
Selalu ada ada tuk sebuah upaya...
Karena 
Aku. ....kau dan kita
Adalah guru perkasa

Di sini kita bekerjasama
Di sini kita berkarya
Di sini kita membangun bangsa
Bangkitkan semangat belajar
Dengan tanpa kata tiada ...

Aku, kau dan kita
Walau merambat dan tersendat
Yakinkan diri menjadi pribadi hebat
Karena...
Tempaan waktu begitu pesat
Bagai panah yang melesat
Meninggalkan yang  diam di tempat

Aku, kau dan kita
Akan terus berkembang dengan kreasi
Mari menata hati
Mari bangun visi dan misi
Mari siapkan diri
Membangun negeri yang menanti
Partisipasi aku,kau dan kita...
Di bidang literasi....

Prestasi ... satu kata yang diharapkan diraih oleh semua orang ...
Passion dan minat bakat tiap manusia berbeda, semua bisa dikembangkan dengan banyak berlatih, doa  usaha, dan kerja keras ..

Narasumber malam ini adalah Rita Wati, S.Kom., lahir di Tanjung Pinang pada tahun 1982 dari orang tua berdarah Minang, memiliki hobi menulis, browsing dan mencoba tools baru.

> Profil Narasumber Rita Wati, S.Kom.

- Masa kecil hingga remaja 

Dihabiskan di Tanjung Pinang Kepulauan Riau kemudian melanjutkan studi S1 di Yogyakarta. Pernah bekerja di Serang kemudian menikah dan kini menetap di Bali.Saat ini sedang menempuh S2 Magister Teknik Informatika di Universitas AMIKOM Yogyakarta. Aktivitas sehari-hari adalah teacher (SMP Negeri 2 Mendoyo), blogger, writer, moderator, youtuber

- Alamat kontak :

HP : 085219585451
Email : catatangurumilenial@gmail.com
Orcid ID     0000-0003-4149-7474
Blog : www.ritapinang.my.id, www.cikgurita.com, www.catatangurumilenial.wordpress.com, www.kompasiana.com/ritapinang

- Hasil karya berbentuk buku :
25 Trik Jitu Menulis dan Menerbitkan Buku
Merajut Asa Sejak Belia
25 Tutorial Pembelajaran Daring dan Luring
Tiara

- Kolaborasi

Buku duet bersama Prof. Richardus Eko Indrajit dengan judul "Knowledge Management" (Mengintegrasikan Digital Tools Dalam Rencana Pembelajaran) Penerbit Andi Offset Yogyakarta

- Antologi

Bunga Rampai (Mengatasi Learningloss) Kemendikbudristek
Pena Digital Guru Milenial
Pesona Kearifan Lokal Nusantara
The Meaning Full True Stories (Kisah Inspirasi Penggugah Jiwa) Kurator
Senandung Guru Jilid 1 (Kurator)
Senandung Guru Jilid 2 (Kurator)
Kurikulum Ngumpet
Pesona Nusantara (Kurator)
Sejuta Pesona Nusantara (Kurator)
Membongkar Rahasia Menulis Ala Guru Blogger


- Sebagai Narasumber

Narasumber Nasional Kegiatan Belajar Menulis Gel 16-27 (PGRI )
Narasumber Komunitas Cakrawala Blogger Nasional.
Narasumber Nasional Workshop Pembuatan Blog Untuk Pemula session 1 & 2 Komunitas AISEI Writing Club.
Narasumber Seminar Nasional Komunitas Guru Pena
Narasumber Nasional Public Speaking for Teacher (PGRI)
NarasumberNasional Guru Motivator Literasi Digital (GMLD)
Narasumber Nasional Komunitas Menulis Sagusapop
Narasumber Nasional NGUPING SATUGURU (PANDI & SATUGURU)
Narasumber Nasional LKP HARVEST
Narasumber Pelatihan Menulis YAPI (Mahasiswa Asrama YAPI Jakarta)
Narasumber  (ICMI Orda Jembrana)
Narasumber Nasional Kelas Inovasi (PGRI)

- Prestasi di Tahun 2022

Peserta beasiswa Microdential Digital Skill CS50 Harvard University 
Juara 1 Mini Challenge Telkom Office Tour
Juara 1 Blog Competition IndiHome 2022 (Kategori Pendidikan)
Juara 2 Blog Competition SATUGURU
Juara Favorit ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) Writing Competition
Juara Favorit 1 ASUS Expertbook B3 Flip
Participant and Speaker in ALCoB ICT Virtual Training 2022 (160 Teachers from Indonesia, Malaysia, Thailand, Philipphines) Host South Korea.
Penghargaan PGRI Kab.Jembrana

- Prestasi di Tahun 2021

Penghargaan Kemendikbudristek sebagai Peserta Terbaik Guru SMP Inspiratif Tahun 2021
Juara 1 Lomba Blog Tingkat Nasional dalam rangka Hari Sumpah Pemuda Tahun 2021 (PGRI)
Juara 2 Lomba Blog Untuk Guru & Dosen Tk.Nasional Tahun 2021 (PANDI dan SATUGURU)
Peringkat 9 Lomba Menulis di Blog Tingkat Nasional bulan Februari 2021 ( PGRI)
12 Besar Lomba Pembuatan Video Pembelajaran Tk.Nasional (AISEI)
Penghargaan Bupati Jembrana Peserta Terbaik HGN 2021

- Prestasi di Tahun 2020
Peringkat 8 Lomba Menulis di Blog Tingkat Nasional dalam rangka HUT RI yang ke-75 tahun 2020. (PGRI)

- Prestasi di Tahun 2013
Finalis English Essay Competition for Teacher tahun 2013 Tingkat Provinsi Bali.

- Prestasi sebelum tahun 2010
Wisuda Terbaik Sarjana
Juara 1 English Speech Contest Tk Mahasiswa

- Dokumentasi Prestasi
 

Penghargaan Kemendikbudristek sebagai Peserta Terbaik Guru SMP Inspiratif Tahun 2021

Juara 1 Blog Competition IndiHome 2022 (Kategori Pendidikan)


Participant and Speaker in ALCoB ICT Virtual Training 2022 (160 Teachers from Indonesia, Malaysia, Thailand, Philipphines) Host South Korea.
Sejak 5 bulan lalu selain kuliah magister juga mendapakan kesempatan belajar di CS50 Harvard University

Prestasi luar biasa yang diraih berkat menulis. Selain itu beliau juga aktif membuat konten di youtube.



Contoh konten youtube dari Rita Wati, S.Kom.





dan masih banyak video lainnya di https://www.youtube.com/@ritapinang10/videos

Jika ingin mengetahui lebih jauh profil beliau, Rita Wati, S.Kom. klik link

berikut https://www.cikgurita.com/2022/06/about-me.html?m=1

Ternyata dalam dunia literasi itu bisa membuahkan prestasi yang di luar ekspetasi


> Sesi Pertanyaan dan Jawaban 

P1 Evrid M - NTT : Ukuran prestasi dalam hal menulis itu, apa saja ?

J1 Ukuran prestasi dalam menulis relatif. Kalau dulu ukuran tulisan dibaca Om Jay dan dikomentari aja sudah senang banget apalagi dapat hadiah buku tapi sekarang ukuran saya beda, prestasi ya juara.


P2 Wahyuning - Jakarta. Bagaimana menjaga spirit menulis di sela-sela kesibukan?

J2 Pertanyaan ini hampir saya dapatkan disetiap KBM. Kalau sebelumnya saya menyematkan jika tidak sehari , dua hari kemudian berubah lagi hingga kini saya terfokus pada kuliah 2, kerja sehingga waktu menulis saya sangat terkorbankan.  Kembali ya manajemen waktu.  Spirit bisa dijaga melihat semangat teman yang konsisten menulis.


P3 Dewi - Seruyan Kalteng : Selama ini saya senang menulis fiksi, sebagai guru dan juga penulis apakah kita harus menguasai semua bentuk tulisan atau cukup berada di ranah yang memang kita sukai saja?

J3 Tidak dipungkiri kebanyakan kita yang wanita pasti awalnya senang menulis fiksi , it's ok kembangkan saja. hanya saja sebagai guru kita juga dituntut menulis ilmiah, seperti PTK, essay dll tinggal disesuaikan saja.


P4 Endang Ratna Juwita - Bogor :

1.Bagaimana cara bu Rita membagi waktunya?

2.Apakah semua buku terbit secara bersamaan atau berdekatan?

3.Apa tips supaya bisa kreatif dan produktif serta berprestasi seperti ibu?

J4 1. Cara saya membagi waktu jika dulu sebelum kesibukkan padat sewaktu menjadi siswa KBM, setiap saat saya usahakan ketika ada ide menulis, tapi pada saat kegiatan sudah padat saya tulis dulu pelan-pelan ide-ide utama terutama ketia saya megikuti lomba tulisan itu saya tulisa perlahan-lahan. 

2. Kebetulan semangat saya membara pada tahun 2021 jadi buku saya hampir 90% terbit di tahun itu dan 1 di tahun 2020 sehinga ketika saya flashback itulah yang membuat saya terpilih menjadi salah satu guru inspiratif jenjang SMP.

3. Tipsnya pandai melihat peluang. Harus berani mencoba mengikuti lomba terutama ketika lomba itu sesuai dengan passion kita


P5 Imro'atus Sholihah - Jombang

1. Bgmn cara melejitkan prestasi dengan menulis?
2. Bgmn cara fokus menulis hingga berprestasi?

J5

Cara fokus menulis harus rajin research tentang tema yang dilombakan

P6 Latifah - Jakarta Utara : Fokus menulis itu bagaimana menumbuhkan jalan alur cerita agar dimengerti bagi pembaca

J6 Tulis aja hingga tuntas ide yang ada di pikiran kemudian setelah selesai baca berulang-ulang ketika kurang bahan banyak membaca yang sesuai ide kemudian minta tolong sama teman untuk membaca tulisan kita dari pembaca kita ketahui apakah tulisan kita itu sudah dimengerti atau masih perlu diperbaiki


P7 Eka Yulia - Seruyan, Kalteng : Selama Ibu aktif menulis, apakah Ibu pernah mengalami writer's block? dan bagaimana mengatasinya?

J7 Tentu Bu, apalagi sekarang gak  fokus hingga bbrp kali sudah tulis ide untuk lomba gak tuntas akhirnya ambil skala prioritas aja


P8 Zein - Jogja : Mungkin bisa berbagi cara-cara membuat blog yang baik dan menginspirasi dalam dunia pendidikan serta bisa dilombakan termasuk dalam membuat gambar di layar depan.mksh

J8 Untuk kategori blog yang baik dan menginspirasi itu tidak ada tolak ukur. Blog yang baik itu blog yang sering update, itulah blog yang baik, Untuk desain dan sebagainya sambil jalan, point utama dalam lomba itu adalah tulisan yang berkualitas dan jika ingin fokus gunakan domain berbayar seperti.com.  Semua blog yang dipunyai dapat diikutsertakan lomba, jangan khawatir.  Semoga nanti Om Jay mengadakan lomba blog untuk menyemangati peserta.


Solusinya adalah 

P9 Dyah : Pernahkah ibu kalah dalam perlombaan sebelum akhirnya meraih banyak juara? Jika iya, bagaimana cara ibu menumbuhkan semangat ikut lomba lagi setelah kekalahan (karena saya pernah mengalami hal tsb), jika tidak, adakah tips untuk bisa PD lagi?

J9 Tentu saja semua yang saya dapat tidak instan, semua berporses


P10 Agustin - Jakarta : Saya pemula banget, gabung di KBMN saja setelah 3 pertemuan. Semangat ibu membakar semangat saya.  Namun, saya masih tertatih-tatih menulis untuk menyamai langkah-langkah teman-teman di sini.  Ibarat kendaraan, mungkin teman-teman adalah kereta, sedangkan saya bersepeda.  Mengayuh laju namun masih tertinggal.  Mohon quote of the day, buat semakin terbakar bu.

J10 Nothing is impossible in this world what you look upon today tomorrow may be acomplished fact.

Menulis adalah modal utama untuk menyebarkan informasi , berita , materi lewat goresan tulisan melalui media blog. Sekarang ini milyaran konten hadir didunia maya, tentu saja ada yang positif dan ada yang negatif.

Mari kita sebagai guru  ikut  berjuang dan ikut andil menjadi conten writer untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi pembaca di dunia maya.Yakinlah salah satu amalan yang tak terputus adalah ilmu yang bermanfaat


(Rosjida Ambawani, dari kota kecil Ciamis, Resume Pertemuan ke-21 Kelas Belajar Menulis Nusantara - KBMN  Gelombang 28, perjalanan kehidupan terus bergulir menyisir menetapi takdir menuju yaumil akhir ...)

Kamis, 23 Februari 2023

Mari Torehkan Namamu dengan Tulisanmu

Bismillahirrohmanirrohiim.

Puji syukur kepada yang Maha Kekal tempat kita bertawakkal dalam berbekal, sholawat salam terpintal kepada Baginda Rasulullah sosok ideal uswatun hasanah mengkristal ...

Ini adalah malam ke delapan semangat kita terkepal, sejengkal-sejengkal berusaha untuk tidak gagal  terjungkal ...

Pertemuan ke-8  Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang 28 membahas "Komitmen Menulis di Blog" dengan moderator  Sigid PN, S.H. dan narasumber Drs. Dedi Dwitagama, M.Si. 

> Profil Narasumber

Narasumber yang luar biasa, Drs. Dedi Dwitagama, M.Si., mempunyai profil hebat sebagai : 

- Learning, Training, Motivating, Inspiring, Empowering People

- Narasumber, Trainer dan Motivator bidang Pendidikan, Leadership, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS, Kepemimpinan, Berbicara di muka umum, Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK.

- Speaker, Trainer and Motivator on Education, Drug abuse Prevention, HIV/AIDS, Leadership, and Public Speaking, ICT-Information Communication Technologi.

- Wakil Indonesia pada Academic Leadership Training for School Principal UNESCO, Seoul Korea Selatan 2012

Ketua Delegasi Indonesia pada South East Asia School Principal Forum – SEASPF, Bali 2012

- Juara 1 GURARU Award – Guru Era Baru Award Indonesia – Acer, Jakarta, 2012

- Nominator Blog Pendidikan terbaik Indonesia, Pesta Blogger Nasional, Jakarta, 2011

Juara 3 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Provinsi DKI Jakarta, 2008

- Juara 2 e-Learning Award tingkat Nasional, Pustekkom Depdiknas RI, Oktober 2008

- Juara 3 Kompetisi blog “I Love Mobile Blogging”: XL dan Dagdigdug, FKI - JHCC Jakarta, Juni 2008

• Wakil DKI Jakarta pada Lomba Guru Berprestasi tingkat Nasional, Jakarta, 2004

• Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 2004

Kali ini narasumber menyampaikan materi lewat zoom dengan bahasa yang sangat komunikatif, menginspirasi, menggungah, yang poin-poin pentingnya antara lain :

> Apa itu Blog ?

Blog (dari kata web log) adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan yang dimuat di blog dalam urutan postingan terbaru di bagian atas  diikuti postingan (isi blog) yang lebih lama.

Blog adalah salah satu jenis website yang berisi konten artikel berupa opini, pengalaman, dan informasi pengetahuan. Konten/isi blog biasanya tak hanya berupa tulisan namun dapat juga disisipkan gambar maupun video. 

> Penulis Blog

Penulis blog disebut blogger yaitu orang yang membuat, memiliki, mengelola, membagikan pandangan serta perspektif kepada pembaca untuk tujuan tertentu

> Manfaat Blog

Blog sebagai sarana menuangkan kreativitas dan kemampuan/keterampilan menulis

Blog merupakan sarana untuk melatih keterampilan dan kreativitas menulis. Bagi penulis adanya blog sangat bermanfaat untuk menyimpan hasil tulisannya. Apalagi kita sebagai penulis pemula. Blog juga sebagai sarana untuk berbagi tulisan kita dengan orang lain. Dan serunya lagi kita bisa saling berjalan blog, berkomentar postif dan saling mendukung sesama penulis. Semakin sering menulis, semakin baik tulisan yang kita hasilkan. 

- Blog sebagai sarana promosi dan branding

Bagi seorang pengusaha, wiraswasta, profesional, blog bisa menjadi sarana untuk promosi dan branding. Memperkenalkan produk dan jasa, memperluas jaringan bisnis, menaikkan tingkat kepercayaan konsumen maupun keterkenalan produk,  dapat dilakukan di blog. Seiring dengan semakin maraknya dunia online, maka segmen pasar yang dibidik akan semakin luas.

-Blog sebagai sarana komunikasi dan sosialisasi

Jika kita mempunyai ide/program tertentu yang menarik, melalui blog akan dapat dikenal dan diketahui orang/pihak lain. Selain itu, para blogger yang saling berkunjung dan berkomentar terkait tulisan di blog temannya akan menjadikan saling mengenal satu sama lain, silaturrahmi, sosialisasi, komunikasi.

- Blog sebagai penghasil pundi-pundi rupiah

Jika tulisan yang disajikan di blog menarik, mengupas issu terkini, memancing rasa ingin tahu banyak orang dan dipublikasikan di media ternama, maka jika pengunjung blog kita sangat banyak mencapai ribuan, puluhan bahkan ratusan ribu akan ada imbal balik sejumlah uang seperti narasumber pak Dedi dan Omjay yang menghasilkan pundi-pundi rupiah dari hasil menulisnya, bisa keliling daerah dan dunia dari hasil blognya.

- Blog sebagai portofolio online

Apa yang disajikan di blog : hasil karya tulisan, gambar, foto, video, pemaparan ide, program maupun karya/proyek yang dilakukan/dikerjakan akan menggambarkan skill, kerja, karya, dan pengalaman yang dimiliki..

- Blog sebagai sarana belajar mengajar

Blog bisa kita gunakan untuk sarana mengajar misalnya dengan menempatkan link video, link google form di blog untuk dapat diakses siswa atau pembelajar, contohnya 

https://dedidwitagama.wordpress.com/2021/10/18/deret-aritmetika/

- Blog sebagai sarana eksistensi, publikasi, dan dokumentasi

Apa yang ditulis dan disajikan di blog merupakan jurnal pribadi yang berisi berbagai peristiwa yang merupakan dokumentasi, publikasi dan menunjukkan bahwa kita itu ada/eksis dan berkarya. Pada suatu waktu kemudian, apa yang ada di blog akan menjadi catatan dan kenangan.

> Komitmen Menulis di Blog

Hanya orang hebat yang mempunyai komitmen menulis di blog, maka jadilah orang hebat.
Ciri orang hebat adalah orang yang :
- produktif
- punya ide
- punya progres
- punya gebrakan waktu
- bekerja efisien dan berkembang

Produktif artinya mendatangkan atau memberi hasil, manfaat, dan lain sebagainya.
Ketika kita menjadi orang yang produktif maka kita tidak mencari sukses tetapi sukses mencari kita. 

Hal - hal yang harus dihindari orang hebat adalah melakukan hal yang minimalis, hal-hal yang seragam, selalu sama dengan orang lain. tanpa ada perkembangan, peningkatan, ide yang berkembang. Selain itu dalam karir kita harus ada waktu yang disediakan untuk keluarga.

Fakta yang ada, diantara sejumlah 3,31 juta guru di Indonesia, hanya sedikit guru yang memanfaatkan internet untuk menuliskan pemikiran maupun aktivitasnya.


Sering terjadi ada guru berprestasi atau guru teladan tetapi kurang atau tidak ada rekam jejak yang dibuatnya di internet tentang kiprah, aktivitas, dan pemikirannya, sehingga jika kita googling maka sulit menemukan namanya, padahal untuk sandal jepit saja (bahkan yang bolong-bolong pun) ada atau muncul saat kita googling di internet πŸ˜ŸπŸ˜Œ

Jika ada suatu peristiwa di sekitar kita, aktivitas apa pun yang kita alami, apalagi prestasi dan kebanggaan, maka hal itu tidak berguna tanpa kita ekspos ke orang lain, melalui media internet : jadikan setiap momen/aktivitas dengan membuat konten tulisan dan upload ke blog atau media lainnya, itu penting.

Saat ini , keinginan orang untuk membaca buku sudah mulai bergeser atau bahkan sangat berkurang. Orang lebih tertarik membaca di internet atau membaca tulisan di blog dan platform digital lainnya.

Contoh aktivitas yaitu guru memberikan tugas kelompok kepada siswa, maka proses diskusi dalam mengerjakan tugas tersebut divideokan dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengunggah ke youtube dan tulisan tentang siswa mengerjakan tugas dapat kita abadikan dalam blog.

> Tips Jitu agar Konsisten Menulis di Blog 
1. Menentukan tujuan tmembuat ulisan di blog
2. Membuat outline
3. Menyelesaikan tulisan
4. Mempublish
5. Mengikuti komunitas
6. Membaca tulisan orang lain
7. Menceritakan semua yang dirasakan dan dialami
8. Mempunyai karya
9. Menikmati hidup, berdoa, dan mencintai
10. Membahagiakan diri sendiri dan orang lain

Menulis pada media mempunyai kelebihan. Sosial media menjadi ujung tombak orang menjadi eksis. Dimanapun kita berada, kita bisa membuat tulisan dan menguploadnya. 

Melihat sesuatu yang indah, spektakuler maka tuliskan di blog. Hal kecil dengan perspektif besar dapat ditulis di blog. Prinsip orang hebat adalah meninggalkan jejak.

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, mengandung arti bahwa manusia mati akan dikenang dari jasa atau semua perbuatannya. Perbuatan baik ataupun buruk akan tetap dikenang meskipun seseorang sudah mati


(Rosjida Ambawani, dari kota kecil Ciamis, Resume Pertemuan ke-8 Kelas Belajar Menulis Nusantara - KBMN  Gelombang 28, perjalanan kehidupan yang harus dijalani, nikmati, syukuri ...)





K u k u h ...


KUKUH ...

Hari-hari berlalu sudah
betapa tak mudah
jajari langkah
setia di sisimu
dengan kadang diam dan bisumu
kukuh tanpa suara
tanpa kata-kata
apa dan mengapa

Oh betapa tak mudah memahami
tetap berdiri berteguh hati
dalam badai tiada henti ...

( 15 Juni 2012 )